TIDORE - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemuda Kelurahan Cobodoe bersiap menggelar festival budaya bertajuk "Semarak Kemerdekaan Kelurahan Cobodoe". Event yang memadukan lomba permainan tradisional serta pagelaran seni dan budaya ini menjadi gebrakan baru sekaligus menjadi kegiatan perdana dengan konsep tersebut di Kota Tidore Kepulauan.
Ketua Panitia Pelaksana, Firmansyah Ismail, mengungkapkan bahwa momentum kemerdekaan tahun ini sengaja dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya untuk membawa misi pelestarian budaya. "Pada peringatan Kemerdekaan kali ini, Pemuda Cobodoe tampil beda. Biasanya kita melaksanakan lomba makan kerupuk, panjat pinang, dan lainnya. Kali ini, kita menggelar berbagai lomba permainan tradisional sebagai upaya untuk merawat dan menjaga keberadaannya agar tidak punah. Selain itu, pada malam hari kami juga menyediakan panggung ekspresi seni dan budaya," ujar Firmansyah, Minggu (31/05/2026).
Rangkaian kegiatan ini rencananya akan berlangsung selama satu minggu penuh dan dipusatkan di Lapangan Dodia Cobodoe. Menariknya, beberapa permainan tradisional yang diperlombakan sudah mengacu pada lisensi dan aturan resmi berskala nasional.
"Ada beberapa lomba yang akan dilaksanakan, di antaranya Hadang (Sem), Terompa Panjang, Naro Garuru, Bentengan, Lari Balok, dan Tarik Tambang. Sedangkan untuk pentas seni akan berlangsung pada malam hari," tambah Firman.
Inisiatif progresif dari panitia pelaksana ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari struktur kepemudaan setempat. Ketua Karang Taruna Dodia, Idrus Ade, menyatakan komitmennya untuk mengawal event perdana di Kota Tidore ini agar berjalan sukses dan lancar.
Menurut Idrus, Cobodoe memiliki rekam jejak yang kuat dalam melahirkan talenta berbakat di bidang industri kreatif dan seni, baik di tingkat lokal maupun nasional.
"Mewakili pemuda Cobodoe, saya memberikan dukungan penuh terhadap setiap langkah yang diambil oleh panitia. Cobodoe ini telah melahirkan banyak pekerja kreatif dan seni yang berkiprah di skala lokal maupun nasional, dan mereka semua lahir dari event skala kampung seperti ini," tegas Idrus.
Ia berharap event "Semarak Kemerdekaan Kelurahan Cobodoe" ini tidak hanya menjadi hiburan musiman, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menjaga regenerasi pelaku seni dengan fondasi solidaritas yang kuat.
(Red/Mediasi Tikep)