Gp Ansor Tidore Apresiasi Langkah Warga Topo Perbaiki Jalan Penghubung Dua Kelurahan
FOTO: Jafar Noh Idrus (Ketua Gerakan Pemuda Ansor Tikep)

TIDORE - Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Kelurahan Topo, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), dalam memperbaiki jalan penghubung antara Kelurahan Topo dan Topo 3 mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ketua Gerakan Pemuda Ansor (Gp Ansor) Kota Tikep, Jafar Noh Idrus.

Saat ditemui media ini, Jafar mengatakan bahwa langkah yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Topo bersama masyarakat bukan sekadar kegiatan sosial biasa, tetapi menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih hidup dan mengakar kuat di tengah masyarakat Tidore.

“Gotong royong adalah tradisi yang lahir dari budaya bangsa. Apa yang dilakukan masyarakat Topo hari ini menjadi contoh bahwa nilai kebersamaan masih tetap terjaga,” ujar Jafar, Senin (11/5/2026).

IKLAN

Jafar menilai, di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah akibat pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat, langkah yang diambil Pemerintah Kelurahan Topo patut diapresiasi karena mampu menghadirkan solusi melalui kebersamaan masyarakat.

Selain mengapresiasi semangat kebersamaan warga, ia juga berharap apa yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Topo dapat menjadi contoh positif bagi kelurahan lain di Kota Tidore, terutama dalam menghadirkan solusi pembangunan melalui kolaborasi bersama masyarakat.

Menurutnya, lurah sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat bawah harus mampu menerjemahkan visi dan misi WaliKota dan Wakil WaliKota Tidore Kepulauan ke dalam kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

“Apa yang dilakukan Kelurahan Topo ini patut dicontoh oleh kelurahan lain di Tidore. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah kelurahan tetap dituntut kreatif, mampu membangun komunikasi dengan masyarakat dan menghadirkan solusi atas kebutuhan warga,” ujar Jafar.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Topo, M. Ade Bahtiar, menyampaikan bahwa kegiatan perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 100 meter dengan lebar sekitar 3 meter tersebut dilakukan atas dasar kesadaran bersama demi menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan, sumber pendanaan berasal dari partisipasi ASN, Bobato Adat dan masyarakat setempat yang kemudian digunakan untuk membeli aspal serta menyewa alat berat guna melakukan perbaikan jalan.

“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan di Kelurahan Topo masih sangat kuat,” ungkap Ade.

Perbaikan jalan tersebut dilakukan melalui kerja bakti masyarakat pada Minggu (10/5/2026), dengan fokus penanganan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan berat agar akses warga kembali aman dan nyaman dilalui. (Red/Mediasi Tikep)

Redaksi Mediasi
Aktual • Terpercaya • Inspiratif | @Syarif Noh
40 Views