TERNATE - Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mendorong jajaran pengurus Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Maluku Utara untuk melakukan transformasi peran organisasi. Sarbin menekankan bahwa sudah saatnya alumni PMII tidak hanya mendominasi panggung politik dan birokrasi, tetapi juga menjadi pemain utama di sektor ekonomi riil.
Hal tersebut ditegaskan Wagub dalam prosesi pengukuhan Pengurus Wilayah IKA PMII Provinsi Maluku Utara periode 2025-2030 yang digelar di Royal Resto, Ternate, Sabtu (9/5).
"Maluku Utara memiliki kekayaan laut dan hutan yang luar biasa. Kita sudah memiliki banyak stok politisi dan birokrat handal, namun kita masih kekurangan pengusaha dari kalangan alumni. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di tengah melimpahnya potensi alam kita sendiri," ujar Sarbin dalam sambutannya.
Selain penguatan kemandirian ekonomi, Sarbin juga menitipkan agenda strategis nasional kepada jajaran pengurus pusat dan daerah IKA PMII. Ia berharap organisasi ini menjadi motor penggerak dalam mengawal RUU Provinsi Kepulauan yang saat ini sedang diperjuangkan oleh 10 provinsi di DPR-RI.
"Kehadiran Bendahara Umum DPP IKA PMII di Maluku Utara adalah momentum penting. Kami meminta dukungan kekuatan jejaring IKA PMII di tingkat nasional untuk mengakselerasi pengesahan UU Kepulauan demi keadilan pembangunan di daerah," lanjutnya.
Senada dengan hal itu, Bendahara Umum DPP IKA PMII, Arif Rahman, menginstruksikan kepada seluruh alumni untuk mengubah paradigma dalam berinteraksi dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan agar IKA PMII menjadi mitra strategis yang menawarkan solusi berbasis pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).
"Ke depan, orientasi kita adalah profesionalisme. Jika bertemu kepala daerah, jangan lagi bicara soal proyek, melainkan bicara tentang bagaimana merumuskan konsep pengembangan SDA Maluku Utara agar memiliki nilai tambah yang nyata bagi kesejahteraan rakyat," tegas Arif.
Berdasarkan SK Nomor 152/A-1/PP-IKA PMII/11/2025, Muhajirin Bailusy secara resmi memimpin PW IKA PMII Maluku Utara untuk masa bakti lima tahun ke depan. Muhajirin diharapkan mampu menyinergikan potensi alumni yang tersebar di berbagai sektor untuk kemajuan daerah.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:
• Hasby Yusuf (Senator DPD RI)
• Samsuddin A. Kadir (Sekda Provinsi Maluku Utara)
• Ikram Sangaji (Bupati Halmahera Tengah)
• Rusli Sibua (Bupati Pulau Morotai)
• Tokoh PWNU Maluku Utara serta kader senior PMII.
Pengukuhan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjadikan IKA PMII Maluku Utara sebagai organisasi yang adaptif terhadap tantangan zaman dan berkontribusi nyata dalam pembangunan di Bumi Moloku Kie Raha. (Red/Mediasi Tikep)